Edukasi Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Mengatasi Kecemasan Ibu Selama Kehamilan

Main Article Content

Martina Ekacahyaningtyas
Innez Karunia Mustikarani

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Program yang dilaksanakan untuk pengurangan AKI adalah dengan pemberian edukasi terkait tanda bahaya kehamilan. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan dan apabila tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Kecemasan pada ibu hamil muncul karena adanya ancaman kematian pada ibu dan janin karena status kesehatan ibu dan kesadaran masyarakat yang rendah tentang kesehatan ibu hamil. Hal ini akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang tanda bahaya kehamilan menggunakan buku saku terhadap tingkat kecemasan ibu selama kehamilan. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan secara insidental sampling dengan menggunakan desain penelitian pre and post test control group design. Sampel penelitian sejumlah 30 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Hasil penelitian menggunakan Paired T-Test untuk menilai uji beda 2 mean pada kelompok perlakuan dengan hasil nilai p 1,000 (>0,05) yang berarti tidak ada pengaruh edukasi tentang tanda bahaya kehamilan menggunakan buku saku tentang tanda bahaya kehamilan terhadap tingkat kecemasan ibu selama kehamilan. Sedangkan nilai uji beda 2 mean menggunakan Independent T-Test antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah nilai p 0,867 (>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah diperlukan upaya pemberian edukasi pada ibu hamil menggunakan model pendidikan kesehatan terkini melalui media sosial secara online tentang tanda bahaya kehamilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles